Matahari di tengah rintik gerimis…

Jumat, 23 Januari 2009

Jadwal berangkat ke kampus, DPN plus presentasi adalah jam 13.00.

11.00 siang: ngeprint handout kuliah hari sebelumnya

Kring! Telepon berdering, Pakde, nanya ibu sama bapak, tapi dua2nya belum pulang.

Oke, tidak ada nada kesedihan di warna suaranya. Tapi itu cukup untuk membuat beberapa menit kemudian untuk aku duduk terpekur di depan laptop, tanpa melakukan apa-apa. Aku berusaha keras membuang pikiran jahatku, saat pukul 12.00 telepon kembali berdering, Bude. Pelan2 kucerna kalimatnya. Sial. Tidak ada pengulangan untuk kabar buruk. Eyang kakung meninggal. Bolak-balik kalimat Bude terngiang di telinga, seolah ada yang mengucapkannya berkali-kali. Memoriku otomatis memutar kenangan yang pernah kulewati. Tinggal di rumah Eyang pada usia awalku membuat ada ikatan batin yang erat antara kami. Setiap liburan sekolah tidak pernah absen untuk merecoki Eyang.

Keputusan berat. Akhirnya aku tetap berangkat kuliah, sayangnya aku terlalu penakut untuk melepaskan daftar absenku kosong. Aku tetap duduk di bangku kuliah, sampai DPN selesai. Sudah tidak ingin menangis. Sorenya menyusul ke Tapen, dan… lagi-lagi aku terlambat. Aku tidak akan pernah lagi bertemu dengannya, meski untuk yang terakhir kali….

Yangkung, apakah doa kami sampai?

Sabtu, 24 Januari 2009

Semalam pulang ke rumah. Karena hari ini ada ujian blok. Sialnya tidak sempat mengulang handout, entahlah.

Pukul 9 keluar ruang ujian. Berburu dengan waktu, pergi ke RITA, mencari kado pernikahan untuk teman. Di tengah gerimis kupacu motorku ke Masjid Fatimatuzzahra (Mafaza), ketinggalan pengajian, tapi sampai tepat saat ijab kabul dilaksanakan. Bahagia menyelip di hati. Mafaza pagi itu begitu syahdu, disepoi angin semilir.

Bagai reuni SMP. Teman-teman SMP, ustadz/ah SMP, tidak pernah berhenti tersenyum melihat mereka. Keluarga keduaku. Akhirnya aku ada di sini… For Nurul F. and Ustd. Nur Hamdan, mantan teman SMPku dan mantan ustadz SMPku… selamat berbahagia, Barakallahu laka wa baraka ‘alaika wa jama’a bainakuma fii khoir ^^

Advertisements

One thought on “Matahari di tengah rintik gerimis…

Komen dong yuukkkzz :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s