Dasar Jelek Lu!

Bismillahirrahmanirrahim…

Suatu kali aku sampai dibuat ilfil karena umpatan yang bertubi. Bukan buatku, memang. Tapi, gerah juga kan, kalau baca, hehe. Apalagi nanti berlanjut komen yang sebelas dua belas. Nggak mungkin juga aku bilang, itu kan prerogatif masing-masing. Kalau aku dengan mudahnya nyablak, bisa kehilangan teman mendadak. Hwhwhw.

Udah terlanjur jelas, sifat-sifat yang diajarkan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam yang begitu perwira. Lemah lembut. Hari ini aku menemukan hadits ini :


Seorang mukmin bukanlah pengumpat atau suka mengutuk, tidak keji, serta ucapannya tidak kotor. (HR Bukhari)


Mo ngaku umat rasulullah? Kalo ngomongnya gajelas? Beuh, jangan harap. Orang ngeliat juga males kale, hehew. Mo rajin ngaji, mo apalan banyak, tapi suka nyela mah, ga lepel. Contoh dong, nabi kita, yang paling keren…


Lagi nih ye, riwayat Aisyah radhiallahu anha: Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bukanlah orang yang keji dan tidak suka berkata keji, beliau bukan orang yang suka berteriak-teriak di pasar dan tidak membalas kejahatan dengan kejahatan. Bahkan sebaliknya, beliau suka memaafkan dan berjabatan tangan.” (HR Ahmad)

Waduuuh, nggak bisa mungkir, kadang bisa jadi aku juga melakukannya. Astagfirullah… semoga Allah mengampuni dosa-dosa hamba…

Bila sifat lemah lembut ada pada sesuatu maka akan menghiasinya dan bila hilang maka akan mengotorinya (Muslim)

Bila kerabatmu jahat terhadapmu, berbuat baiklah selalu kepadanya, maka Allah senantiasa menolongmu (Bukhori dan Muslim)

Semoga Allah senantiasa menjaga kita dari ucapan buruk 🙂

Advertisements

27 thoughts on “Dasar Jelek Lu!

  1. ramarizana said: TIDAAAAKK.!!*memalingkan muka*

    hmm…saya juga pernah diingetin oleh seseorang, dan masih melekat diingatan sampe sekarang. Jika berkenan saya tambahkan ya : “Tiadalah sikap halus suatu hal melainkan untuk memperbagus sesuatu itu. Dan tiadalah sikap kasar dalam suatu hal melainkan hanya memperburuknya (HR.Muslim).*jangan minta saya utk menjelaskannya, karena saya juga masih belajar.Tfs anyway ^_^

  2. ramarizana said: TIDAAAAKK.!!*memalingkan muka*

    di daerah2 tertentu umpatan digunakan untuk jadi pengakrab hubungan. Imo, perlu kearifan tersendiri untuk menyikapi umpatan seseorang, terutama di inet, karena kita toh tidak mengalami pengalaman hidupnya dia. Bisa jadi menghindari mengumpat untuk seseorang itu jauh lebih berat daripada orang lain karena faktor2 latar belakang tsb.

  3. katerinas said: hmm…saya juga pernah diingetin oleh seseorang, dan masih melekat diingatan sampe sekarang. Jika berkenan saya tambahkan ya : “Tiadalah sikap halus suatu hal melainkan untuk memperbagus sesuatu itu. Dan tiadalah sikap kasar dalam suatu hal melainkan hanya memperburuknya (HR.Muslim).*jangan minta saya utk menjelaskannya, karena saya juga masih belajar.Tfs anyway ^_^

    betul 😀 yang alus-alus mah gampang masuk ke hati

  4. trewelu said: di daerah2 tertentu umpatan digunakan untuk jadi pengakrab hubungan. Imo, perlu kearifan tersendiri untuk menyikapi umpatan seseorang, terutama di inet, karena kita toh tidak mengalami pengalaman hidupnya dia. Bisa jadi menghindari mengumpat untuk seseorang itu jauh lebih berat daripada orang lain karena faktor2 latar belakang tsb.

    hehe, kalau kita paham orangnya sih, tahu maksudnya mbak 😀

  5. goresanmatapena said: trewelu= bukan umpatan kali yah bahasanya.. tp lebih ke celaan santai (basa betawinya dicengin).. klo umpatan itu lebih bersifat amarah.. klo dicengin pelan tapi dalem.. =P

    ihiiieeerrr.. prikitiww *ngecengin :Piya, umpatan itu yaa… begitu deh, hehe..

Komen dong yuukkkzz :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s