Tentang Panda

Bismillahirrahmanirrahim…

Aku panggil.. Bapak, Babe, Papichu, Daddy bear, dan terakhir Panda… untuknya…

Tadi lampu mati, lamaaaaa, dari sore, gemuruh gak berhenti bersuara, menggelegar. Dalam kegelapan dan suara keras air yang menghujam bumi, cuma bisa duduk, ngobrol, dzikir, dan… cari lilin. Entah kenapa dari kemaren males mulu beli lilin, dan tadi harus muter 3 warung untuk mendapatkan 3 buah lilin! Untung masih dapet… Kalo enggak ya terpaksa hujan-hujanan ke mini market 😀

Kembali ke laptop. Abis maghrib tadi, kami bertiga, aku, ibu, adikku ngumpul di kamar, bercahayakan 1 lilin yang dihemat. Ngomongin kelebihan dan kekurangan ibu, terus bapak. Secara aku memang lebih deket sama bapak, pastinya lebih banyak kelebihan bapak yang aku catet daripada kelebihan ibu, hihi. Tapi ternyata adikku nggak begitu juga. Yaa.. dia lebih fair. Kalo aku cenderung ke bapak, dia ternyata bisa menemukan kekurangan bapak lebih banyak.

Hummm… Aku terlalu mencintai panda, sepertinya… Mungkin karena aku lebih suka orang yang nggak terlalu banyak komentar… kayak ibuku, hwhw, yang cerewet ituu… 😀 Padahal tetep ada gunanya juga cerewet, soalnya aku susah diatur dan keras kepala, kayak ibuku… tuh kan, yang jelek-jelek aku limpahin ke ibu, durhakaaa loooo.. hihihi.. maap ya bung… ibung.. Yang jelas, panda dan ibung saling melengkapi… Begitulah kira-kira aku belajar…

Advertisements

8 thoughts on “Tentang Panda

Komen dong yuukkkzz :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s