Bule, Cintaku Semasa SMA

Bismillahirrahmanirrahim…

Kelas X, aku punya geng, namanya CHORTLE family, sampai punya jaket keren segala. Deket banget. Salah satunya lahir di waktu yang sama, cuma beda jam. Meskipun kelas XI dan XII kami pisah, masih suka bareng kok, kadang. Sekarang juga, kalau masih bisa ngumpul atau ketemuan.

Dan soal pacarku yang satu ini, mereka semua tahu. Kayaknya cuma mereka yang tahu. SMA-ku punya 4 pintu. Pintu samping kanan yang selalu aku lewatin kalau pulang, karena lewat sana aku naik angkot. Depan pintu gerbang, ada rumah belande *yang aku suka sekali gayanya*, ya memang di purwokerto banyak banget tipe rumah begitu. SMAku juga peninggalan belande. Rumah itu punya 1 ayam, broiler, putih, gemuk, bersih.

Aku memang agak nggak tahan kalau ada sesuatu yang lucu, gemuk, dan menggemaskan. Aku panggil dia Bule, dan tiap kali lewat sana, pengen banget aku peluk. Tapi dia menolak cintaku. Huhu… Mereka *CHORTLE* udah hafal tabiatku, dan sampai sekarang, mereka selalu mengecap Bule sebagai pacarku. Sampai suatu ketika dia tak lagi menungguku di depan pintu gerbang. Beberapa hari berikutnya, dan sampai sekarang. Kami sepakat membuat pernyataan, bahwa dia sudah jadi OPOR. Tapi sampai sekarang, aku masih ingat dia.. kalau lihat sosok yang menyerupainya… 😀

Advertisements

22 thoughts on “Bule, Cintaku Semasa SMA

Komen dong yuukkkzz :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s