(Prosa) Pergilah, Eyang…

Bismillahirrahmanirrahim…

what time is it?

Kabut pagi ini beda
Ada sendu di tiap tetesnya
Dari desahnya pun aku tahu
Berita lelayu
Siapanya pun aku paham
Yang sejak kemarin terbaring, dengan oedem

Tak punya kenangan apik elok di diriku
Tapi tetes tangisnya ketika mengetahuiku lulus, kala itu
Aku tercengang, terpekur
Adakah aku berimaji dalam tidur?
Tidak, rupanya ia bangga pada diri
Dan aku menangis dalam tilawah malam ini

Izinkan hamba berdoa, Allah…
Lapangkanlah kuburnya…
Terimalah amalnya…
Sabarkanlah keluarganya…

23 Desember 2010
Pergi, pukul dua pagi…
Dimakam, di sela gerimis syahdu

Yang secara tak sengaja, 2 tahun lalu.. Dia juga pergi
Di tanggal yang sama, sebulan berikutnya, setahun kemudian.. Yang kusayang, menyusul menghadap-Nya
Dan semua itu, kurekam dalam Tarian Kematian
Advertisements

2 thoughts on “(Prosa) Pergilah, Eyang…

  1. dysisphiel said: Izinkan hamba berdoa, Allah…Lapangkanlah kuburnya…Terimalah amalnya…Sabarkanlah keluarganya…

    aamiin..inna lilLahi wa inna ilahi raji’un..nembe ngeh maksud QN-mu. sabar ya, Ber.

Komen dong yuukkkzz :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s