Rajutan Kenangan yang (semoga) Tak Terurai

Bismillahirrahmanirrahim…

Belakangan ini aku banyak liat ada QN yang bilang si ini MPnya hilang, si itu MPnya dihapus. Aku nggak akan menyalahkan, tapi aku bercerita tentang diriku dan MPku sendiri…

Kira-kira pernah nggak ya, aku berpikir menghapus MP ini? Mungkin saat sedang down, sedang ada masalah, ada pertikaian, perdebatan, mungkin juga karena nggak pernah ada badai apapun…. seingatku aku belum pernah punya keinginan kuat buat hapus akun ini. Biasanya aku cuma butuh waktu untuk bermuhasabah, tentang niat awal menulis, tentang manfaat tulisanku. Dan nggak butuh waktu yang lama *atau tepatnya nggak bisa lama-lama*.

Begitu juga kejadian waktu aku deactive fb. Alasan yang paling bisa diterima adalah: konsen skripsi, karena fb adalah hal yang waktu itu paling bikin *harus dibuka setiap saat*. Tapi begitu aku mempertimbangkan manfaat dan madharat, aku buka dan mulai pake buat (paling enggak) dakwah kecil-kecilan.

Apa arti MP ini buatku? Ia adalah rajutan kenangan. Kalau nanti kiranya aku hapus akun ini, maka beberapa hari kemudian bisa dipastikan aku akan menyesal. Ada banyak hal yang nggak bisa diulang… Banyak sekali. Kalau aku lagi nggak ada bacaan, aku baca ulang tulisan-tulisanku, yang membangkitkan semangat lagi, yang mengingatkanku akan suatu hal, yang menyegarkan pikiran, yang bla, bla…

Blog seperti kotak pikiran yang tersebar di segala penjuru. Yang suatu saat bisa kubuka, dan kunikmati. Tentu, ada kaidah penulisan yang kalo nggak terpenuhi bisa saja mengharuskan tulisan itu dihapus. Tapi kalau sudah sesuai prosedur, maka kotak itu bukan pandora bagi sebagian orang. Ingat, jangan ngomongin/curhat tentang orang lain di blog. Aku pernah baca blog yang ternyata ngomongin orang lain… hehe.. Kalo kebaca orangnya? innalillah…

Semoga… kenangan ini akan tetap ada… untuk ku, (dan keluarga kecilku, dan orang-orang lain) baca… manfaat sekecil apapun, semoga akan hadir di ruang baca teman-teman sekalian. Nggak mengharapkan banyaknya komen yang hadir lagi, tapi berharap serapan ilmu sekecil apapun itu bisa menambah tabungan akhirat nanti, aamiin…

Advertisements

32 thoughts on “Rajutan Kenangan yang (semoga) Tak Terurai

  1. berry89 said: wkwkwkw.. lha emaang koook, kalo dijual mahal tu mbak, hihi

    hahahaha…Haya, lebay deh :Psapa yang mau beli kaleSekarang alexanya dah dua jutaan :(gegara migrasi ke MP iniPadahal dulu dah dua ratusan hufftttt

  2. anazkia said: hahahaha…Haya, lebay deh :Psapa yang mau beli kaleSekarang alexanya dah dua jutaan :(gegara migrasi ke MP iniPadahal dulu dah dua ratusan hufftttt

    alexa itu apa tho mba?? dua juta bukannya lebih dari dua ratus? *bingung

  3. berry89 said: alexa itu apa tho mba?? dua juta bukannya lebih dari dua ratus? *bingung

    nilai trafic sebuah blog. Alexa memberikan sebuah toolbar yang bisa menunjukkan ranking popularitas web tersebut. semakin kecil alexa sebuah blog, maka semakin bagus secara popularitas. Alexa terkecil dimiliki oleh facebook, dengan angka 1. bayangkan, dari 200 menjadi 2 juta, turunnya drastis banget kan? 😦

  4. anazkia said: nilai trafic sebuah blog. Alexa memberikan sebuah toolbar yang bisa menunjukkan ranking popularitas web tersebut. semakin kecil alexa sebuah blog, maka semakin bagus secara popularitas. Alexa terkecil dimiliki oleh facebook, dengan angka 1. bayangkan, dari 200 menjadi 2 juta, turunnya drastis banget kan? 😦

    oya??? wahh…iya tuuhh, jauh… emang susah fokusnya kalo punya lebih dari 1 blog, hehehe

Komen dong yuukkkzz :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s