Een brief van mij naar mij, 3 jaar later…*

Bismillahirrahmanirrahim…

Pertama kali aku baca di blognya adik sepupuku.. Trus jadi pengen buat juga… Eh kelupaan, dan kemaren keinget setelah baca di mylathief.Mumpung sekarang masih awal tahun, ngebacanya juga enak, nantinya.. Ini mirip-mirip time capsule yang aku juga pengen banget buat setelah liat di komik… ada di miiko sama doraemon. Nyimpen semua kenangan di satu wadah tertutup, dikubur di tanah atau disimpen di tempat nggak terlihat, buat dibuka beberapa tahun kemudian.

Semoga masih ada waktu untuk membaca ulang…

Bagaimana kabarmu hari ini? Apakah semua berjalan normal? Sesuai harapan? Hmm.. Sebentar, apa kamu sudah punya harapan? Biar kuingatkan, apa harapanmu… Apa sudah tercapai? Kalau belum, semoga Allah memang masih menahannya, untuk diberikan di saat yang tepat…

Sudah luluskah dirimu? Aku tak tahu, rute-rute berikutnya yang harus ditempuh… Semua berubah seiring waktu berjalan. Semoga seperti sebelumnya, awalnya kau takut, tapi selanjutnya semua begitu mudah… Kan ada Allah yang membantu 🙂 Semoga saja keinginanmu sudah terkabul…

Apakah sudah ada buku dengan namamu di covernya? Satuu saja… Keinginanmu sejak dulu. Sejak novel ecek-ecek buatanmu menyebar di SMA. Dan setiap kali bertemu teman yang tahu, mereka akan bertanya, “Sudah terbit?” Lagipula kamu pernah menjanjikan akan ada bukumu di perpustakaan kesukaanmu di SMA… Bagaimana? Sudah kau tepati? Berapa lama lagi?

Kuharap, dari apapun itu, sekarang kamu sudah menabung hasil kerjamu sendiri. Ya! Janji ya! Kalau belum, lakukanlah!

Mmm… masih sendiri? Atau sudah tidak? Apapun itu, lakukanlah yang terbaik, karena memang itulah pilihan yang terbaik. Bila sudah, maka luangkanlah waktu sebanyak mungkin untuk keluarga tercinta. Bila belum, ingat buku ‘jodoh cinta’? Tingkatkan kemampuan diri, insyaAllah ada waktunya..

Masih suka fotografi? Sudah menang di mana saja? Atau malah nggak pernah ikut lomba? Asah dong… menang kalah itu bukan soal, yang penting ikhtiar kan? Jadi? Masih setia dengan Sonya? Atau sudah pindah ‘agama’? Yang penting tetap ingat (wo)man behind the gun. Ok?

Banyak hal remeh yang ingin kutanyakan padamu, wahai diriku. Tapi yang paling penting, kuharap semua masih harmonis, semua sehat tanpa kurang suatu apapun… Keluarga yang dicintai… Eyang, bagaimana kabarnya? Semoga semua sesuai harapan, kalau tidak, semoga kamu bisa menerima semuanya… dengan lapang.. bisa?

*A letter from me to me, 3 years later semoga bahasa belandanya nggak salah… karena cuma nanya google 😀

Advertisements

10 thoughts on “Een brief van mij naar mij, 3 jaar later…*

Komen dong yuukkkzz :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s