His Love

Bismillahirrahmanirrahim…

The Sky

Dulu, mendengar namanya saja perutku melilit seperti orang diare. Pun waktu anak-anak membicarakannya, ketika reuni Ramadhan kemarin. Ia tak bisa datang, sedang mengikuti program research student di jepang. Ya, mulai dari kuliahnya, memang dia selalu aktif, pun ketika dia selesai dan lulus menjadi dokter.
Aku berusaha mengalihkan perhatian, mencoba mengajak ngobrol temanku, tapi dia lebih tertarik pada topik bahasan utama kala itu sembari mengunyah makanan berbuka. Aku ngiyem. Diam mengunyah perlahan makananku, 32 kali seperti yang seharusnya! Tapi aku bosan, dan sebal, karena degup jantungku tak berhenti berdenyut kencang. Berkali-kali aku menarik dan membuang nafas. Aku ingin melupakannya.
Syalita, melirikku. Ia teman Rohis kala SMA, dan ia tahu semua. Aku, dan dia pernah berseteru hebat. Sampai aku hampir mogok kerja, sementara untuk mengakui kesalahannya, ia yang waktu itu ketua Rohis malah meneleponku bolak-balik ke rumah. Itu kesalahan, jaman dulu. Mungkin, aku sempat suka padanya, tapi aku berharap tidak lagi.
Siang ini aku sedang membenamkan diriku di rerimbunan arachis, menutup mukaku dengan lembaran tebal cantik berukir yang sedang kubaca saat ponselku berbunyi. Kubuka flip-nya, tertera nama itu. Revi SMA. Debar jantungku tak karuan. Aku menutup clamshell-ku lagi, lalu kukirimkan sms padanya. Assalamu’alaikum, Akh, afwan sms saja.
Wa’alaikumussalam. Afwan, sedang sibuk Ukh?
Saya cuma konfirm, apa undangan sudah anti terima?
Saya titipkan ke Lita, mohon kehadirannya.Makasih.

Aku tersenyum, ku ambil undangan manis berwarna salem dengan grafir nama yang menimbul dari sisiku. Arevi Syahputra dan Yunita Anugrah. Pasangan itu, keduanya temanku. Mereka sudah lama berpacaran, dan akhirnya kini berakhir di pelaminan, itu pun aku yang mendesak mereka. Aku lega, rasaku padanya sudah sirna. Lega.

flash fiction. 274 words
Advertisements

22 thoughts on “His Love

  1. jaraway said: sik.. aku sing dudul ki..koq aku ra mudheng ya…..si syalita berseteru ro tokoh utama ne ngapa?

    maksude, syalita ki kancane aku. nah aku karo ‘dia’ *revi* ki pernah berseteru 😀

  2. jaraway said: maksudq dadi numpuk antara ia ro dia.. hehehehe

    diakhir cerita bilang ‘aku lega, rasaku padanya sudah sirna’, nah sebelumnya, baru aja ada telpon jantung brdebar gak karuan? apa karna habis lari pagi y^_^, suka ff nya

  3. suci55 said: diakhir cerita bilang ‘aku lega, rasaku padanya sudah sirna’, nah sebelumnya, baru aja ada telpon jantung brdebar gak karuan? apa karna habis lari pagi y^_^, suka ff nya

    oiyeye.. ;p mungkin masing nyisa *mekso

Komen dong yuukkkzz :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s