Putri Tidur

Bismillahirrahmanirrahim…
Semalam aku jaga lagi. Dimulai dari hari kamis pagi, dinas sampai jam 2 siang, lanjut jaga sampai jam 2 siang tadi. Total ada 7 operasi, kebetulan aku main 2 SC, tapi jam-jam di antaranya harus balas konsulan ke-mana2. Heran juga, bulan-bulan ini banyak sekali operasi. Laparotomi, appendiktomi, kraniotomi, SC, jadi hal wajib sehari-harinya. Perasaan dulu mah ga segitunya. Anestesi harus ada di semua operasi, mulai dari persiapan sampai terakhir, jadi ya siap-siap nggak tidur.
Karena udah banyak operasi yang ngantri, di sela-sela nunggu jawaban konsul atau nunggu operasi sebelumnya selesai, aku milih buat tidur. Temenku sampe heran, aku bisa tidur di mana aja, cepet pules, dan suka lupa daratan. Tapi bermanfaat juga, nggak kayak hari pertama jaga yang bener-bener tidurnya pas udah di ruang koass, begitu selesai jaga langsung jadi putri tidur dah. Sekarang, masih bisa maen dulu nih, hehe. Jadi, tidurlah saat ada waktu. It works, trust me. 😀
Bahkan, di jam-jam pengawasan keadaan ibu yang akan melahirkan, yang notabene dilakukan dalam waktu tiap 30 menit, aku sempetin dulu tidur, dengan kaki diangkat ke atas. Nggak lupa alarm disetel, tapi biasanya tanpa alarm, cuma pegang jam tangan aja bisa kebangun. Muter pengawasan, tidur lagi. Gitu terus, demin menjaga stamina dan kekuatan kaki, haha.
Advertisements

24 thoughts on “Putri Tidur

Komen dong yuukkkzz :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s