Kamar Operasi-Bangsal-Kasur

Bismillahirrahmanirrahim…
Seperti yang kutulis sebelumnya di QN. Belakangan, hidupku hanya di ruang operasi, bangsal pasien, dan kasur.
Pagi hari setengah 7, sebelum matahari terbit penuh aku mulai berangkat, mengunjungi bangsal di mana pasien yang akan operasi dirawat. Lalu jam 7 lebih mulai morning report, laporan pagi tentang laporan jaga dan laporan operasi yang akan dilakukan. Lalu jam 8 atau setengah 9 mulai masuk ke kamar operasi. Biasanya sampai jam 2 kurang, masih di dalam Instalasi Bedah Sentral, untuk menunggu jadwal operasi keesokan harinya.
Setelah pembagian pasien, sore itu langsung follow up pasien, lalu melaporkan ke dokter konsulan anestesi atau residen. Biasanya kalau cepat, selesai sebelum maghrib, atau saat lab belum selesai diperiksakan, maka malamnya harus kembali ke RS untuk melaporkan hasil lab. Malamnya di rumah, mengerjakan laporan pagi sambil sesekali ngintip MP dll.
Pagi kadang sarapan sedikit, atau tidak sarapan. Siang makan di RS. Malam kadang lupa makan karena terlanjur tidur, cape. What a life. Terasa begitu cepat. Sangat cepat.
Tersenyum pada Gunung Slamet yang menjulang di perjalanan pulang, jadi hal yang sangat jarang, sekarang.
Advertisements

19 thoughts on “Kamar Operasi-Bangsal-Kasur

Komen dong yuukkkzz :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s