Let’s RAFTING

Bismillahirrahmanirrahim…
Sabtu siang aku galau. Migrain kambuh tapi sudah dihalau panadol. Paling nggak suka kalau acara asyik keganggu sama migrain. Tapi akhirnya kegalauan harus dihentikan. Udah packing apa gunanya kalo nggak berangkat? Lagian aku udah lama pengen, harus dilakuin dong yaa.

Janjian di RS, akhirnya kami berangkat ke Banjarnegara jam 4 sore. Maghrib kami sampai di komplek Surya Yudha hotel, check in. Kebetulan aku dapet kamar berdua dengan 2 single bed dan menghadap langsung ke komplek waterboom di depan kamar. Wow banget ya (Terus gue harus *hhmmmpppphh). Anak-anak pada nyesel ga bawa baju renang, fasilitas kolam renang bisa dipake 24 jam oleh tamu hotel padahal. Jam 7 dinner, trus acara bebas. Kami jalan-jalan sendiri, para konsulen ngobrol sendiri di resto.

Jam 11 malam kurang, kami pulang. Mata udah sepet, ngantuk, setelah bebenah langsung baringan. Kirain bakal langsung tepar, ternyata gegulingan. Mm mungkin itu efek guling masih bunder *gulingku udah kempes* dan kasur masih keras *kasurku udah lempes*. Tapi tetep bisa tidur dan paginya kami siap-siap buat berangkat rafting.

Sarapan duluuuu! Wajib ini, kalo enggak bisa tewas. Berangkat sekitar setengah 8, naik oplet. Berhubung track arung jeram bawah, yang finish persis di bawah hotel lagi surut karena kemarau, kami pergi ke track atas, lebih tinggi. Setelah sampai di base, kami pakai pelampung, helm, dan ambil dayung. Lalu kami dikelompokkan @5 orang. Briefing tentang do and don’t pada arung jeram. Aku simak bener-bener, karena ini rafting pertama dan aku nggak bisa RENANG.
Barang-barang bisa disimpen di sini, hape dll. Lalu kita caooo naik oplet lagi ke lokasi. Jarak sungai 15 kilo, waktu tempuh dengan debit air segitu kira2 3 jam. Nanti kami finish di base.

Turun! Dan mulai rafting yey! Nggak terlalu sering dayung sih, tapi sekarang pegel juga ternyata. Dan rafting kalau nggak basah ya nggak seru. Pertama kali aku dicemplungin sama temenku sendiri. Hati-hati pada teman kalian, waspadalah. Apalagi kalo yang udah sering rafting, udah tau trik-nya. Selain yang di perahu kalian, ati-ati juga sama temen di perahu lain atau river guide atau malah tim rescue. Kalo nggak mau jatoh, pegangan aja sama tali, haha.

Kalo kecemplung, nggak enaknya adalah hidung kemasukan air. Tapi kalo udah di dalem air mah asik ye. Asal jangan kejauhan dari perahu, takut euy, ga bisa renang tar ngedeketin perahunya pegimana dong? Pas terakhir, mas-mas guidenya nyari mangsa buat nyemplungin orang. Berhubung aku pasrah, ditariklah bagian belakang pelampung. Aku mohon-mohon, “Mas, aku nyemplung sendiri aja maaas, sendiri ajaaa BLLLPPHHK.” Udah kecemplung. Sensasinyaaa… Siangnya kami makan di pinggir kali, trus balik. Aku tulis tips Rafting buat Muslimah ya, silahkan kalau mau dilihat.

Sepulangnya ke hotel, kamu harus segera check out. Lalu pulang deh ke Purwokerto. Terima kasih banyak buat PERDOSSI Banyumas yang membiarkan kami menikmati weekend seasyik ini gratis.

Info Rafting : http://banyuwoong.com/

Sampai rumah, karena tadi cuma mandi seadanya berhubung keburu diusir. Aku mandi, luluran, masker bengkoang, dan pake krim. Haha. Malemnya migren dan tepar.

Advertisements

18 thoughts on “Let’s RAFTING

Komen dong yuukkkzz :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s