[Cook] Soto Bandung

Bismillahirrahmanirrahim…

Suatu kali temenku cerita, ibunya yang pinter masak itu masakin soto daging pakai lobak. Wow, keliatannya enaak. Apalagi aku lagi suka-sukanya sama lobak. Akhirnya aku search, ada soto bandung yang komposisinya demikian itu. Karena belum persiapan bahan masakan, jadi setelah sholat ied tadi aku pergi ke pasar langganan.

Semua bahan aku dapet, termasuk bahan rendang yang ibu butuhin. Tapi lobaknya nggak ada! Lobaknya nggak datang dari bandung katanya. Kalau di pasar besar nggak ada, biasanya di sini juga nggak ada. Huwaa, pupuskah harapanku? Aku pergi ke pasar besar, memang sepi, nggak seperti hari biasa. Dan nggak kulihat lobak yang biasanya bertebaran. Aku pulang, mampir ke warung dekat rumah berharap masih ada lobak sisa kemarin, nihil. Itu belum jam sembilan, supermarket belum buka.

Di rumah, setelah nyuci piring dan nyapu, aku mulai nyiapin bahan soto bandung. Bapak-Ibu sibuk di pemotongan qurban. Dan bahan utama belum ada dong, daging + lobak. Aku bergegas ke supermarket terdekat, alhamdulillah banyak lobaaak. Dan kali ini untuk sekian kali aku makin cinta kotaku. Berangkat-beli lobak dkk-pulang hanya sekitar 10 menit saja, karena rumahku memang di tengah kota dan jalanan sepi.

Karena aku malas nulis resep, silahkan klik RESEP ini. Resep yang menurutku simpel untuk sebuah soto. Jadi pertama aku menggoreng kacang kedelai, tidak banyak karena kami tidak terlalu suka kacang ini. Lalu memotong-motong daun bawang, seledri, jeruk nipis, serta mempersiapkan bumbu. Untuk bawang goreng, aku beli yang sudah jadi bungkusan. Lobak dipotong-potong dan direbus.

Daging datang. Langsung saja kubersihkan dan kumasukkan ke panci presto. Nggak sabar rasanya menunggu, setelah seharian pegal masakan belum juga jadi. Bapak-ibu makan di RT-an. Akhirnya setelah kusangka empuk–masih kurang lama ternyata merebusnya–aku angkat dan kupotong besar-besar–meniru salah satu soto enak di sini.

Nah, kaldu-nya siap untuk dijadikan kuah. Kebetulan lemaknya tidak terasa terlalu banyak. Gurihnya cukup, dan rasanya segar. Langsung saja setelah dicapture seadanya, aku dan adikku makan soto + nasi ini. Segaar. Coba kawanku yang di Bandung, miripkah penampilannya? Hehe.

Soto Bandung

Advertisements

2 thoughts on “[Cook] Soto Bandung

Komen dong yuukkkzz :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s