Cook – Tteokbokki by Me

Bismillahirrahmanirrahim..

Ada yang liat ga acara tadi siang di salah satu stasiun televisi, tentang kompetisi makanan supersuper pedas. Tadi aku nonton dong, terus, ga tau ada hubungannya atau engga tiba-tiba aku pengen (bikin) tteokbokki. Udah lama pengen bikin sih, tapi males deh. Eh, ndilalah liat postingan Teh Dewi ini, yang bisa ngeganti bahan utama pake otak-otak. Nah, tadi pagi belanja di aa sayur (-_-”) otak-otak deh.

Awalnya mau pake pasta cabe cap belibis (yang kupake waktu bikin Bibimbap) sebagai pengganti gochujang yang walaupun ada di toko Aroma tapi selain mahal juga agak kurang sreg karena ga ada halalnya, tapi aku juga males beli cabe belibis itu, akhirnya aku pake apa yang ada aja as always. Ternyata ada cara bikin gochujang (hot bean chilli pepper) nih, kalau mau repot bikinnya.

Jadi. Apa yang aku lakukan pertama kali?

Teok

  1. Tepung beras (aku nemu yang resep pakai 250 g, tapi aku pakai 200 g kurang, karena cuma mau bikin dikit. Dan ternyata itu jadinya lebih dari 1 porsi, kurangi lagi aja kalau mau icip-icip doang)
  2. Air panas secukupnya
  3. Garam secukupnya
  4. Minyak wijen secukupnya

Cara buatnya gampang abis.

  1. Sekitar 50 g tepung beras diberi air panas secukupnya tapi jangan keenceran, cukup biar basah semua.
  2. Abis itu sisanya (200 g) dimasukkan ke adonan, tambahkan garam, uleni sampai jadi adonan kalis.
  3. Gulung memanjang, lalu kukus, angkat, potong-potong, lumuri minyak wijen supaya tidak lengket
Teok

Teok

Odeng > diganti otak-otak, potong, goreng

Campurannya > Wortel, Daun Bawang, Kobis (potong memanjang)

Saus

  1. Pasta cabai. (Beli di toko, atau kalau aku bikin manual. Caranya: cabai merah 2 tangkai dan 3 cabai rawit merah direbus. Blender dengan tambahan 2 bawang putih dan minyak, plus cabai bubuk, dan tauco)
  2. Bawang putih (kalau pakenya pasta cabai)
  3. Cabai bubuk
  4. Kecap asin (aku tadi pake kecap biasa, saus tiram, kecap ikan dalam porsi sedikit-sedikit)
  5. Garam Gula
  6. Air

Caranya: Campur semua bumbu saus, masukkan campuran sayur, setelah itu masukkan tteok, terakhir baru masukkan odeng. Sampai sausnya kental, angkat, hidangkaan.

Kalo menurutku ini enyaak! Nggak kaya cilok. Tapi aku lebih suka pake otak-otaknya lebih kerasa, haha. Teok-nya mah rasa beras aja gitu. Makanya kalo cuma pengen aja, bikinnya nggak usah banyak-banyak 😀

Ini yang aslinya dong, warnanya lebih cakep gitu. Katanya sih bubuk cabe korea emang lebih merah.

Tteokbokki asli

Books….

Bismillahirrahmanirrahim…

Saat tak ada pilihan lain, maka aku membeli buku. Yaa, itulah yang terjadi waktu ke Malioboro Mall beberapa waktu yang lalu. Bukannya beli sesuatu yang dibutuhkan (emang lagi ga butuh apa-apa) malahan beli buku, di gramedia pula, yang harganya rata-rata dan nggak ada diskon. Hihi.

Aku tuh suka banget sama buku. Dan kalau suka, harus punya sendiri. Berhubung di sini nemuin tempat sewa buku yang apdet susah, akhirnya ya beli sendiri. Soal buku terbaru yang aku beli adalah tentang Sherlock-Lupin (dua tokoh, yang 1 aku senengin, yang 1 aku sebelin) terus buku yang kedua adalah Montase (yang lagi happening).

Terus kalau buku yang akan selalu aku cari (kalau bisa dalam harga murah) dan aku koleksi itu serial Sherlock Holmes dan novel-novel Agatha Christie. Menyenangkan banget baca novel misteri itu ternyata, hihi.