Classical Conditioning

Bismillahirrahmanirrahim

Heyho! Hari ini peliharaan di rumah bertambah 1 lagi. Kalo kata ibuk sih namanya Bejo, kalo kura-kura terdahulu namanya Untung. Tapi aku punya nama beda, yang dulu kukasih nama Kuku dan yang sekarang aku kasih nama Rara. Kura-kura yang baru jenis kura-kura Brazil, dan kukunya panjang banget ya ampun. Baru kutahu kalau itu ciri-ciri kura-kura jantan, kuku depannya lebih panjang dari kuku belakang. Aku berharap mereka bisa bersatu dan punya anak, hehe. Tapi nggak tahu deehhh, jenisnya beda gitu.

Kiri : Kuku, Kanan : Rara

Kiri : Kuku, Kanan : Rara

Nah terus tadi pas cari-cari info tentang kuku yang kayak mak lampir itu, aku tahu istilah classical conditioning. Ternyata itu yang terjadi pada lele-lele ku di kolam. Lele – lele yang sekarang udah gemuk-gemuk itu tahu kalau ada suara kecrek-kecrek fur di dalam kaleng yang bergerak adalah tanda mereka akan makan sebentar lagi. Jadi mereka udah rame aja tuh kan. Lucunyaaa.. 😀

 

Advertisements

6 thoughts on “Classical Conditioning

Komen dong yuukkkzz :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s