#Njakarta

Bismillahirrahmanirrahim

Hai. Segelas kopi, dan rasa sesal setelah ngecek mutasi rekening yang abis-abisan. Ini saya.

Pagi tadi setengah 6 sudah berjalan keluar kosan untuk bertemu kawan dalam rangka perjalanan pulang ke kampung halaman. Jakarta masih sedikit gelap. Bahkan gerbang komplek masih ditutup.

“Mau kemana?” tanya penjaga pintu gerbang yang tampaknya orang dari timur.

“Ke stasiun paak.”

“Terlambat ya?”

“Engga Pak, memang sekarang jam 6 pagi.”

Ya, sekarang Gajahwong yang akan kunaiki berangkat jam 6 pagi per 1 April. Jadilah aku berjalan di jalanan yang biasanya ramai. Menunggu temanku yang beda kos-kosan di tikungan jalan lalu sama-sama mencari bajaj untuk berangkat ke St. Pasar Senen.

Yaip. Langsung naik kereta, mencari tempat duduk yang nyaman dan siap berangkat. Perjalanan di kereta walaupun 5 jam lebih tetap menyenangkan mata 😀

Sampai di Purwokerto sudah hampir waktu jum’atan, jadi aku memutuskan naik becak untuk pulang ke rumah. Kangen. Dapat-dapat minta mahal, jalan dulu cari becak lain. Kalaupun terpaksa naik angkot ya nggak masalah, nostalgia, karena perjalanan kali ini tidak melelahkan sama sekali.

Dapat becak! Sampai rumah deeeh. Pas ibu pulang, aku kagetin. Kaget bener sih.. apalagi…

“Hah! Kamu tambah gemuk ya?”

“-_-”

“Ibu bayangin kamu pulang tambah kurus kok malah begini sih?”

Firasatku bener sodarah! Diomelin deeehhh, abis makannya rajin bener di sonoh… Hihi 😀  Harusnya kan malah ngurus yahh? Tobat aah.

Advertisements

15 thoughts on “#Njakarta

Komen dong yuukkkzz :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s