Culinary Festiv !

Bismillah…

Secangkir besar kopi dingin di samping 🙂

Heyho! Setiap proses pembelajaran selalu menyisakan kenangan, begitupun selama kurang lebih 1 setengah bulan di ibukota kemarin. Judulnya aja kuliner. Jadi akan kupaparkan bagaimana makanku di sana, haha.

Awalnya desperate soal harga yang lumayan bikin nangis, tapi gapapa deh, sesekali.

Pas kepingin banget dimsum, kami maen ke Mall Kelapa Gading, ugh, mahal, cuma pesen minum sama hakau seporsi 😀

IMG02785-20130405-2033

Dimsum KG

Hujan-hujan, udah rencana beli bakso yang katanya enak. Pinternya kita nggak tahu persis alamat bakso yang dituju dan hanya mengandalkan google map. Akhirnya nyasar di Bakso Atom yang memang kualitas atas, karena bakso malang ini emang mengedepankan kebersihan, sementara perut badak kami sudah terbiasa dengan bakso cap tangan 😀 Alhasil selain tekor, lidah nggak bergoyang.

Bakso Atom

Bakso Atom

Ada dimsum all u can eat setelah hampir nyasar di Klapa Gading, akhirnya nemu juga. 1 orang kena charge 50 rb pake pajak (smua makanan di sana pake pajak deh) dan 10 rb kalau ada item yang gak kemakan. Alhamdulillah kami punya pasukan super, jadi sisa mantou ini dijejelin aja ke mulutnya biar ga kena tambahan biaya. 😀 Bamboo dimsum ini insyaAllah halal lho.

Dimsum Bamboo

  Dimsum Bamboo

Ada kantin belakang RSI yang lumayan lengkap, kadang kami makan di sana. Makanan yang aku pilih palingan ketoprak ini, lumayan dehhh 😀

Ketoprak

Ketoprak

Pas ke PIM, makan yammie hot plate ini. Lupa rasa apa, yang jelas pilih paket sesuai kantong aja sih 😀 Tapi enak kok, dan porsinya cukup, nggak terlalu banyak.

Yammie Hot plate

Yammie Hot plate

Nah, selain ayam goreng lamongan biasa, aku juga sering ke ayam goreng Mitra. Enaknya di sini pakai kubis rebus, yang aku suka banget. Sambelnya juga lumayan.

Ayam Nenek Mitra

Ayam Nenek Mitra

Oke, ramen ini menurutku tak lebih dari mi instan. Mie nya sama persis kayak mi sedap. Kuahnya masi enakan mi instan. Malah lebih suka ramen yang deket rumah 😀

Gokana Teppan Ramen

Gokana Teppan Ramen

Pisang penunda lapar ini favorit!

Pisang

Pisang

Nasgor seafood ini enak, asli. Ga pake kecap. Yum.

Nasgor Seafood D'cost

Nasgor Seafood D’cost

Pertama kalinya makan sotomie. Sore itu baru nyampe abis mudik, trus ada tukang jualan lewat depan kosan. Samber aja deh. Asal tahu rasanya aja gimana.

Soto Mie

Soto Mie

Masih banyak lagi deretan makanan di daerah Cempaka Putih yang jadi makanan sehari-hariku. Yang paling sering untuk sarapan adalah Bubur Cirebon, setengah porsi cukup 5K, tambah sate 1,5K. Ramesan, di tempat Pakde, tapi harganya nembak, suka kesel kalo makan sama tapi dikasih harga beda. Sate ayam, Gado-gado, soto lamongan. Whoaaa… Nggak heran deh biaya hidupnya gimana 😀 Makan muluu sih, belom kalo lagi bosen belajar di kos, nongkrongnya di resto fastfood, awww.

Advertisements

9 thoughts on “Culinary Festiv !

Komen dong yuukkkzz :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s