Jajanan Malam Iedul Fitri

Bismillahirrahmanirrahim…

Yap. Pertama-tama aku mau ngucapin… 0-0 ya, semoga kita dipertemukan dengan Ramadhan depan dalam keadaan sehat, bahagia, dan mampu menjalaninya dengan lebih baik.

SONY DSC

Ngom-ngom soal Malam Takbiran, sudah pada nyiapin apa nih di rumah? Berhubung lokasi mudik keluarga-ku cuma berjarak kurang-lebih 1-1,5 jam perjalanan, kami mudik pas hari H. Jadi, sampai shalat ied kami masih ada di rumah.

Itu sudah berlangsung bertahun-tahun, sejak aku sudah nggak pernah menghabiskan Ramadhan di rumah Eyang. Kalau dulu, sejak Ramadhan pasti udah nongkrong di rumah Eyang. Sampai buku amaliyah Ramadhan kelupaan deh pokoknya. Malam takbiran, aku dan para sepupu, serta om-om yang masih singel pada bikinin kulit ketupat. Oh, ralat, hanya para pria. Yang perempuan, diberdayakan buat ngebungkusin kue nagasari.

Uhm. Kangen dengan suasana itu…

Oke, jadi sekarang ritualnya adalah… Ibu bikin opor sepanci. Disediakan keripik kentang pedas. Pesan sate ayam sekalian buat dibawa mudik. Ketupat, biasanya beli kulit lalu dibikin sendiri. Tapi sejak tahun lalu, kami pesan ketupat jadi. Lebih enak, hehe. Tapi aku paling suka ketupat di rumah Eyang, ukurannya superr. Walaupun zaman dulu, kadang suka bikin ketupat hias yang ukurannya kecil-kecil.

Biasanya juga pesan kue kering khas lebaran, tapi nggak untuk tahun ini. Sebetulnya pengen bikin sendiri, tapi selain males, juga nggak jago-jago amat baking. Lagian ada yang harus menghindari kolesterol, haha.

Untuk bapak, aku bikinin kacang bawang sangrai. Susah ternyata keringnya, jadi harus bertahap. Nah, sejak sore tadi aku bikin 2 jajanan yang jarang kubuat. Ehm sebenernya cheese stick yang asli juga belum pernah buat. Lebih ke kue bawang, atau pangsit, atau sistik bawang. Pengen nyobain gitu… ternyata gurihan sistik bawang dehh…

SONY DSC

Penampilannya ga seoke resep yang aku contek nihh…

Maklum, ngegilesnya manual, motonginnya juga manual, hihi… Dan mungkin apinya kurang kecil jadi matengnya nggak merata gitu. Aiihhh.. Dan lagi, saking pengennya kastengel, sebagian aku bikin kastengel buat dipanggang. Dan aku lupa kalo bahannya itu ada campurannya tepung sagu -_- ya crunchy gitu deh ya..

SONY DSC

Untuk yang ini bisa dibilang berhasil. Enak! Pake resep yang ini. Mungkin kurang banyak gulanya kali ya jadi lumurannya ga keliatan banyak di sekeliling kacang. Tapi enak kook.

Ya, jadi itulah cemilan untukku sendiri di rumah, bagaimana dengan kalian kawans? Hihi.. Eid Mubarak!

Advertisements

4 thoughts on “Jajanan Malam Iedul Fitri

  1. Selamat Idul Fitri, taqabalallahu minna wa minkum, ja’alanallahu minal ‘aidin wal faidzin. Salah satu pencapaian saya pada tahun ini adalah tidak pesan/beli kue kering sama sekali. Bikin sendiri 2 macam (saking ngantuk dan capek, adonan nginap di kulkas, besoknya baru dipanggang), plus tambahan dari parsel kukis. Kulit ketupat beli, isinya dibikin sendiri. Pingin nyoba ketupat diisi beras merah, tapi kehabisan kulit. Lauk pauk juga bikin dgn bumbu jadi. Yg juga wajib buat anak2 adalah skotel makaroni dan sop buah ala ‘ummi’.
    Btw, internship dapat dimana?

Komen dong yuukkkzz :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s