Kena Batunya

Bismillahirrahmanirrahim

Ahad pagi. Dingin menusuk tulang.

__

Suatu kali paska jaga, aku sana partner jaga beli mendoan anget di samping RS, mayan buat ganjel perut. Sambil nunggu, ditanyain sama perawat yang sedang makan siang. “Sedang nunggu?” Rupanya disangka keluarga pasien. Kami jawab saja bukan, sampai akhirnya beliau sadar kalau kami ini dokter.

“Dokter kalau sama pasien kan ngelarang makan mendoan, kok makan?” Intinya begitu sih.

“Haha. Iya Pak, pada pasien tertentu.”

Abis itu aku beli 2 sachet kopi, kena komentar juga, yang serupa. Kenaaa banget. Soalnya emang aku suka ngopi kan.. Sementara ke pasien gastritis dan kawan-kawannya, kami pasti melarang minum kopi. Aku sendiri punya kemungkinan dispepsia, tapi laten, nggak selalu muncul. Jadi oke aja kalau ngopi.

Nah, suatu malam kami ditraktir makan nasi lauk oseng tempe+tahu super pedes. Sebelumnya lambung memang lagi agak bermasalah. Apalagi setelah minum kopi oplosan (coffe mocca). Cuma, ya.. gimana lagi.. hihi. Akhirnya runtuhlah pertahanan lambungku.

Dyspepsia… , epigastric, hipogastric  pain menemani saat jaga kemarin. Nggak parah sih, alhamdulillah, cuma cekit2. Minum obat aja. Paginya baru deh, nausea, masih alhamdulillah nggak vomit. Cuma lemes aja seharian. Alhamdulillah diingetin lagi, ga boleh lupa sama kesehatan sendiri. Repot banget kalau sampai sakit, harus cari tukeran jaga, harus bayar utang jaga. Semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan pada kita semua.

Allahumma ‘afiini fii badani..

Advertisements

11 thoughts on “Kena Batunya

Komen dong yuukkkzz :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s