HFMD (Flu Singapura)

Bismillahirrahmanirrahim

Suatu kali datang seorang pasien anak ke IGD. Keluhan demam, bintik merah di tangan dan kaki, sariawan di bibir. Riwayat imunisasi lengkap. Puyenglah si dokter karena diagnosisnya belum ketemu. Sampai bapak si anak bilang kalau dia ketakutan flu singapura. Oke. Aku sendiri selama koas sampe jadi dokter belum pernah mergokin pasien flu singapura, kenapa ni bapak ketakutan?

Ternyata di poliklinik anak sudah beberapa anak didiagnosis flu singapura, alias HFMD. Gejala yang tampak ada di Hand, Foot, Mouth (Disease). Selain demam, si anak nggak mau makan karena di mulutnya ada sariawan. Bintik merah bisa ditemukan di telapak tangan (mirip skabies tapi nggak ada gatal malam hari) juga di kaki, bahkan ada yang di daerah pantat.

Sudah 2 kali nemu pasien begini. Selama makan-minum masih oke. Nggak ada tanda dehidrasi. Obat yang kita kasih antinyeri, penurun panas, vitamin untuk meningkatkan imunitas, dikatakan di jurnal kalau antibiotik belum diperlukan karena ini penyakit karena virus. Pada pasien ini, pernah coba cek laboratorium, hasilnya bagus.

Semoga kita terhindar dari HFMD ini ya 🙂 Keep healthy. Makanlah makanan seimbang.

Advertisements

Substitusi

Bismillahirrahmanirrahim

Apa yang baru kulakukan? Bikin raw juice nanas + apel + pokcoy baby + tomat + paprika. Ya, ini yang jadi tujuan kenapa kemaren belanja di pasar terbesar di kota ini. Selain juga beli makanan lauk yang gampang buat dibikin menu tanpa minyak, which is salmon, daging putih, udang.

Lagi pengen bersih bersih perut sama body. Udah kebanyakan jajan haha. Abis ngemil rawjuice sama udang panggang, treadmill 10 menit setelah bersihin treadmillnya dulu. Males banget workout makanya 10 menit aja dulu buat awal. Abis tm minum raw juice lagi. Nyiapin air seliter buat kewajiban minum hari ini. Darahku pekattt, harus mulai rutin minum banyak lagi.

Kegiatan begitu udah pernah kulakuin, dan emang efeknya ke badan oke banget. Jadi pengen lagi.

Eh tapi apa hubungannya sama substitusi?  Sementara aku ngetik ini sambil berjemur haha.. Aku lagi mikir soal financial planning. Seperti yang ibuku pahami kalo aku adalah orang yang boros. Aku juga sadar banget sih. Apalagi setelah main IG, nongkrongin desainer dan ol shop terutama fashion.

Pilihan di kota ini dikit, ga kaya kota gede. Jadi melotot aja kalo liat yang lucu-lucu. Pengeeeen banget beli, ga mikir jumlah ongkir. Belom lagi belanja buku, jajan, argh.. Gaji abis dah.

Mulai sadar akan sesuatu. Sifat hemat harus mulai dipelajari. Selain sifat sehat. Dikit2 sih. Yang kaya kalo jaga suka jajan teh kemasan, sekarang pilih ga beli atau kalo pengen banget belinya jus, kalo kopi kemasan itu terpaksa banget misal abis jaga cape harus nyetir pulang.

Terus mulai substitusi. Pengen bikin atau remake baju yang udah ada dan jarang dipake, jahit murah, dibanding beli. Trus lagi pengen beli jar yang hits itu, ga usah deh, pake mug yang ada aja. Hihi.

Trus belajar dari mommybilqis juga sepatu ama tas ga usah nambah lagi kecuali penting. Udah cukup sih sekarang. Sepatu buat jaga cuma 1 aja. Tas juga yg sering dipake 1 karena yang 1 lagi rusak belom dibenerin.

Ah, kalo udah punya gaji ternyata repot ya. Apalagi kalo gaji ga turun2. Curhaaaattt.

Soal buku juga lagi puasa nih sambil ngabisin buku yang udah ada. Ya Allah.. Semoga istiqomah yaa.. Oya ada app android buat planning keuangan, pepeku namanya. Lagi coba tapi belom dipake hehe. Yuk ah belajar sepanjang hayat, smoga jadi lebih baik,  jangan futurrr.

Perburuan Harta Karun (Edisi Masa Kecil)

Bismillahirrahmanirrahim

Sekarang aku sedang berjuang menyelesaikan Da Vinci Code. Lalu tiba pada cerita perburuan harta karun. Jadi teringat masa lalu. Aku dan kakak sepupuku perempuan. Waktu itu, selain adikku, cuma kami cucu perempuan Eyang. Tiap liburan aku nggak pernah absen nginap di rumah Eyang. Berbagai alasan kubuat supaya ibu segera menghubungi Eyang untuk menjemput ke rumah.

Jadi semua ide kakak sepupu perempuanku itu. Kami sama – sama membuat rute harta karun. Caranya membuatnya, mulai dari finish, lalu mundur dan menghitung butuh berapa langkah. Misal, aku menentukan toilet sebagai finish. Lalu aku mulai mundur dan menulis, 5 langkah ke depan, hadap kanan, maju 10 langkah, turun tangga.

Yang nantinya akan menjadi : turun tangga, maju 10 langkah, hadap kanan, maju 5 langkah.

Seru sekali membuat sebuah rute dengan mengelilingi rumah Eyang yang cukup luas. Aku lupa kami meletakkan apa di finish, tapi itu menyenangkan dan membuatku ketagihan. Wanna try?

Bale Kemambang

 

 

Camera 360

Bismillahirrahmanirrahim…

Kemarin, pas lagi muterin kota, eh ada taman kota yang baru jadi. Baru tahu kalau ni taman udah jadi deh. Makanya karena nggak ada tiket masuk, aku sama temenku masuk aja deh. Di dalam juga ramai, banyak yang berkunjung. Namanya Balai Kemambang. Kemambang dalam bahasa jawa itu artinya mengapung, hehe. Ternyata di dalam ada kolamnya, dan ada balai di tengahnya. Wah lumayan, meski bunga-bungaan masih jarang, tapi sudah agak berwarna.

Ini dia view panoramic-nya.

Panorama

 

 

 

 

 

 

 

Henti Jantung – Resusitasi Jantung Paru untuk awam

Bismillahirrahmanirrahim

Setelah 3 hari kemarin menjalani pelatihan Advanced Cardiac Life Support nggak ada salahnya aku share di sini. Kasus henti jantung sudah makin familiar di masyarakat. Cardiac arrest ini bukan tidak bisa ditolong, ternyata. Bahkan oleh orang awam, selayaknya orang di luar negeri sana, mereka mendapat pendidikan yang cukup mengenai life support ini.

Apabila kita mendapati orang yang pingsan mendadak, yang harus kita lakukan adalah.

        1. Cek Kesadaran. Panggil dia untuk tahu apakah dia hanya tidur, atau pingsan, atau henti jantung.
        2. Lihat napasnya. Bernapas atau tidak? Dadanya naik-turun tidak?
        3. Segera panggil bantuan. Telepon ambulans.
        4. Cek nadi. Periksa di nadi karotis, atau leher. Mari sekarang kita raba leher bagian yang paling menonjol dengan 2 atau 3 jari, lalu geser ke kanan atau ke kiri, rasakan nadi kita. Jangan terlalu lama meraba, hanya sekitar 5 – 10 detik saja, kalau ragu lebih baik lanjutkan ke langkah selanjutnya.
        5. Kalau TIDAK ADA NADI, itu berarti henti jantung. Segera lakukan KOMPRESI.
        6. Ini adalah posisi kompresi dada yang baik. Tangan harus tegak lurus dan menumpu seluruh tubuh kita.

        7. Letakkan tangan di 1/2 tulang sternum (dada) atau lurus puting susu

          Kompresi dilakukan minimal 100 x per menit, dengan cepat. Kedalaman 5 cm. Minimal interupsi (jangan distop). Tangan jangan lepas dari dada (melayang) harus menempel di dada terus. Nanti kita akan saksikan videonya, ada lagu yang menjadi pedoman kompresi (a, a, a, a, staying alive – Bee Gees). Untuk orang awam, kami hanya mengharapkan untuk melakukan kompresi terus-menerus sampai bantuan datang (hands only CPR). Untuk ventilasi (bantuan napas) biasanya diserahkan kepada petugas kesehatan. Jadi selama menunggu bantuan, / ambulans dengan alat pacu jantung, teruslah kompresi dada pasien tersebut.

        8. Sekarang terdapat alat bernama AED (Automated External Defibrilator) yaitu alat pacu jantung yang tersedia di beberapa layanan umum. Di Indonesia masih jarang, tapi ada di bandara-bandara, di kotak dengan tanda gambar jantung dengan petir. Pecahkan kaca dengan palu yang tersedia untuk mengambil AED jika ingin melakukan pacu jantung pada pasien henti jantung. Alat ini dilengkapi dengan rekaman penggunaan berbahasa indonesia, jadi cukup diikuti saja.
      • Pertama kita ambil alat AED yang tersedia
      • Ikuti instruksinya
      • Buka baju pasien
      • Ambil pad elektroda, ada 2 lembar, tempelkan sesuai gambar. Di dada kanan atas, dan di bagian bawah dada kiri. Kalau pasien basah oleh keringat, lap dulu.
      • Alat AED akan menganalisis ritme jantung. STOP KOMPRESI. Dengarkan. Shockable atau non shockable. Apabila alat menyarankan untuk shock, maka alat akan mengatakan bahwa kita harus menjauh dari pasien. Jangan sentuh pasien saat akan di shock. Saat alat sudah memerintahkan kita untuk shock, maka pencet tombol shock dan aliran listrik akan dikirim ke pasien. Apabila tidak disarankan untuk shock, maka alat akan meminta kita untuk KOMPRESI lagi. Lakukan sampai bantuan datang. Video di bawah ini tentang penggunaan AED.

Ingat, kita berpacu dengan waktu. Oleh karena itu, setiap menit bisa menurunkan kemungkinan pasien hidup. Video di bawah ini contoh penyelamatan hidup dengan AED.

Semakin banyak yang tahu, semakin banyak yang SELAMAT.

Oksigen

Bismillahirrahmanirrahim..

Di pelatihan ACLS hari pertama, materi saat itu tentang bantuan pernapasan. Saat itu hampir sore, superlelah, pegel. Kuliah diawali dengan pertanyaan,

“Kalian masih bernapas dengan baik hari ini?”

Sebagian menjawab, “Sudah tidak baik.” Kenapa? “Ngantuk Dok, oksigen kurang.” Banyak variasi jawaban. Tapi rupanya jawabnya hanya 1.

“Saat kita bernapas tanpa berpikir, itulah bernapas yang baik.”

Ohya. Betul juga. Kita semua tahu, tapi sering melupakan.

“Tadi pagi, saat bangun, sudah bersyukur kalau masih bisa bernapas tanpa harus berpikir?”

Mungkin iya, tapi kadang kita lupa. Bahwa hanya dengan oksigen yang tidak terlihat itu, seluruh metabolisme tubuh bisa berfungsi dengan baik. Mengawali hari pun menjadi baik. Tidak perlu terengah, tidak perlu mengharap tabung-tabung oksigen yang mahal. Tidak perlu merasakan hidung perih karena mengisap oksigen melalui selang.

Jadi, sudahkah Anda bernapas dengan baik?

Breath

Bismillahirrahmanirrahim…

Kenapa aku terkena kanker paru-paru.

Aku berbuat baik selama ini.

….

Ayahku meninggal karena kanker paru-paru.

Ia merokok.

Aku pun perokok.

Pasien lain.

Kapan kamu mengetahuinya?

Saat sedang berobat saya terdeteksi menderita kanker paru.

Tapi aku kuat.

Saya perokok kuat.

(Saat ia bertelepon dengan keluarganya, mengabarkan bahwa ia akan dioperasi esok pukul 7, tak kuat ia menahan tangis.)

Setelah operasi yang sukses.

(Istrinya) Kalau ia segera membaik. Aku akan merawatnya, tidak akan membuatnya marah.

Cerita di atas aku tonton tadi di Arirang tv. Tentang pasien-pasien yang kebanyakan (bahkan di acara tadi semuanya) adalah laki-laki usia lanjut, perokok, dan penderita kanker paru stadium 3. Di RS itu dengan segala peralatan yang canggih di Korea, mereka melakukan operasi untuk para penderita kanker paru.

Merokok mungkin terasa nikmat. Tapi kalau hal itu menyebabkan seseorang harus kehilangan, apakah masih terasa nikmat?

Baking – Oat Cookies

Bismillahirrahmanirrahim

Hadeh. Saking bapak suka ngemil, kemaren mau nyowel bumbu pecel buat dicemil, padahal itu kan udah campuran kacang goreng dan lain sebagainya. Iya deh kalo kacang doang dikit gapapa, lha inii? Akhirnya penasaran banget pengen bikin oat cookies buat cemilan. Pengennya yang ga pake tepung, karena cuma pake buat pisang aja bisa jadi dicampur ama oatmeal. Ah, cari cepet dan gampang karena udah pengen nyoba.

Resepnya? Ngasal ;p Ovennya pake oven baheula, oven listrik yang temperaturnya cuma satu, nggak ada pengaturannya. Abis mau nurunin oven tumpang males abis.

Terus tadi ngudek-udek sendiri deh.

Oatmeal instan dicampur pake bekatul + susu kedelai yang dikasih air panas, terus dikasi putih telur sedikit, tambahin vanili sama bubuk kayu manis en garem secuil. Buat manis-manis pake madu dikit, kasih kismis sama potongan kurma dan kacang almond sangrai. Setelah dicampur dan kepekatannya dikira-kira cukup, masukin kulkas dulu selama 10 menit. Pas ngebuletinnya basahin tangan pake air, terus buletannya digepengin, taro di baking tray yang diberi kertas roti. Masukin oven. Tunggu ampe mau gosong.  Hahaha. Setelah dingin, masukin kulkas.

Aduh, itu asli ngawur abiiis. Kalo mau praktek, ikutin aja resep yang terpercaya yah. Aku cuma sharing bahwa aku sudah mencobanya. Hasilnya? Not bad, tapi ini pasti kesalahan ovennya, baru kering di luar, tengahnya masih empuk.  Jadi besok lagi nyoba, kali aja lebih berhasil. Tadi cuma penasaran, hihi. Ini hasilnya:

SONY DSC

Cook – Serial Sehat 4

Bismillahirrahmanirrahim…

Lanjut lagi di Serial Sehat 4. Rule number 1: Apapun yang aku masak, pasien harus nurut, kalo enggak ga akan aku masakin lagi. Hahaha…

Apa tema kali ini chef? (Chef gadungan)

Baru hari ke sekian, udah bingung aja nih. Akhirnya bikin bobor kangkung, sama salmon, lainnya pake yang udah ada yaitu tempe bacem yang dipanasin pake teflon. Masaknya udah mepet banget, jadi cuma 45 menitan kira-kira bikin makanan ini semua. Buat kids menu nya cumi goreng tepung. Sekedar inpo aja, menu di sini bahan utamanya akan sama selama seminggu, karena emang nyetoknya itu doang, hahaha. Cuma beda masaknya aja. Bosen yaah? ;P

SONY DSC

Cuman cumi ditepungin. Hehehe.

Cumi dicelupin telur kocok yang diberi bumbu ulekan bawang putih + garam + merica, lalu balur pake campuran tepung terigu + tepung beras/maizena, goreng di minyak panas ga usah terlalu lama, sampe kecoklatan aja, angkat deh.

SuperDad’s menu

SONY DSC

Ngga bisa mikir apa-apa lagi, waktu bikin ini cuma mepet, jadi cepetan aja.

Tumis pake seuprit minyak zaitun extra light pake api sedang bumbu: bawang putih + bombay + cabe, setelah wangi cemplungin salmonnya, tambah garam + merica + saus tomat + saus tiram, masukin juga daun bawang dan kemangi. Ikannya matang, angkat. Masaknya pake teflon yee..

SONY DSC

Ni bobor sebenernya pesenan ibu, buat dipadu-padankan sama sambel dan ikan asin. Yang ngeracikin khadimat, kukira udah dibikinin sekalian. Aku emang rikues pake kemiri, jangan pake santen. Tapi karena aernya kebanyakan malah jadi kaya sayur bening gini. Hahaha. Padahal biasanya bobor itu kan pake bayem, karena ga ada jadi pake kangkung deh. Tapi tetep enak kok.

Panaskan air. Tunggu mendidih. Masukkan ulekan bawang merah + bawang putih + kemiri + kencur + cabe dikit, cemplungin juga laos sama daun salam, kasi gula ama garam. Masukin kangkung dan cabe potong, kangkung mateng, angkat, gitu doang.

Semoga bisa menginspirasi para ibu-ibu atau embak-embak yang bingung mo masak apa buat ifthar 😀