Oksigen

Bismillahirrahmanirrahim..

Di pelatihan ACLS hari pertama, materi saat itu tentang bantuan pernapasan. Saat itu hampir sore, superlelah, pegel. Kuliah diawali dengan pertanyaan,

“Kalian masih bernapas dengan baik hari ini?”

Sebagian menjawab, “Sudah tidak baik.” Kenapa? “Ngantuk Dok, oksigen kurang.” Banyak variasi jawaban. Tapi rupanya jawabnya hanya 1.

“Saat kita bernapas tanpa berpikir, itulah bernapas yang baik.”

Ohya. Betul juga. Kita semua tahu, tapi sering melupakan.

“Tadi pagi, saat bangun, sudah bersyukur kalau masih bisa bernapas tanpa harus berpikir?”

Mungkin iya, tapi kadang kita lupa. Bahwa hanya dengan oksigen yang tidak terlihat itu, seluruh metabolisme tubuh bisa berfungsi dengan baik. Mengawali hari pun menjadi baik. Tidak perlu terengah, tidak perlu mengharap tabung-tabung oksigen yang mahal. Tidak perlu merasakan hidung perih karena mengisap oksigen melalui selang.

Jadi, sudahkah Anda bernapas dengan baik?

Hijab Tutorial Menutup Dada – 2

Bismillahirrahmanirrahim

Setelah kemarin posting tentang Tutorial Berhijab Menutup Dada menggunakan ciput ninja lebar, sekarang mau posting dengan menggunakan kerudung rangkap. Memang agak ribet karena harus pakai dua-dua-an, tapi daripada enggak ya. Cuma 6 step aja kok. Model kayak gini lumayan buat yang berwajah bulat, soalnya pake dalaman kerudung yang maju.

model3

  1. Pake ciput dulu
  2. Pakai kerudung seperti biasa, terserah mau warna apa
  3. Pakai pashmina dengan sisi lebih panjang di sebelah kanan, bagian puncak kepala difiksasi dengan jarum pentul
  4. Tarik bagian pashmina sisi kiri ke belakang tengkuk,
  5. Fiksasi
  6. Ambil ujung sisi pashmina sebelah kanan, tarik ke arah kiri dan diangkat sampai ke puncak kepala, fiksasi

model4model4 2

  1. Pakai bandana
  2. Tumpuk dengan ciput keong di atasnya
  3. Pakai kerudung tipis seperti biasa
  4. Pasang pashmina dengan sisi > panjang di sebelah kiri, angkat tepi pashmina dekat pipi kiri ke puncak telinga kiri, fiksasi
  5. Ambil bagian pashmina kiri, untuk ditarik ke arah kanan dan fiksasi di belakang tengkuk
  6. Selesai,

Pengen lihat penampilan kerudung menutup dada lainnya? Boleh mampir ke situs si cantik ini. Kerudungnya bagus-bagus deh, ngiler.. Atau di V-klip nya

Hijab Tutorial Menutup Dada – 1

Bismillahirrahmanirrahim…

Suatu kali aku beli pashmina two tone di @24Twentyfourth nah, awalnya aku agak bingung gimana makenya karena bahannya agak tembus pandang dan jatuh. Aku nggak ahli lah soal make pashmina, apalagi yang tebel, karena bikin makin gede aja. Kalo searching di youtube, biasanya tutorial yang ada juga nggak selebar yang dipengen. Oke, depan lebar, tapi belakangnya ngangkat. Jadi tadi aku iseng deh, siapa tau ada yang pengen pake pashmina tapi belum nemu cara yang bikin dia tetep menutup dada dan punggung.

Page Model

  1. Pakai ciput ninja, ciput yang ini lebar, sampai menutup dada
  2. Bentangkan pashmina di atas kepala, kanan lebih panjang daripada kiri
  3. Ambil tepi kain di dekat pipi kanan, angkat ke belakang, fiksasi dengan jarum pentul
  4. Ambil kain pashmina sebelah kanan untuk ditarik ke kiri belakang (pastikan bagian dada sudah tertutup rapi) lalu fiksasi dengan peniti di belakang leher
  5. Pasang bros untuk mempercantik di sebelah kiri atau cukup menggunakan peniti di bagian dalam lembar pashmina sebelah kiri. Selesai.

model2

  1. Bentangkan pashmina seperti tadi, bagian kanan lebih panjang dari bagian kiri
  2. Tarik kain bagian pipi kanan dan kiri ke tengkuk (belakang leher) dan fiksasi dengan peniti
  3. Supaya lebih rapi, bagian kanan dan kiri diberi jarum pentul
  4. Tarik pashmina bagian kanan (yang setinggi dada kanan) ke arah kiri, dan fiksasi di belakang leher
  5. Ambil ujung pashmina sebelah kiri, tarik hingga ke bagian puncak kepala sebelah kanan, fiksasi dengan jarum pentul
  6. Selesai

Lumayaaaan, buat kondangan 😀 Selamat mencoba ^^

Shalat Sunnah dulu!

Bismillahirrahmanirrahim..

Bapak cerita.

Jadi, kami punya tetangga, namanya A. Anak kecil, masih SD. Lucu, dari dulu selalu diajakin jalan-jalan sama alm. eyang kakungnya (yang tetangga kami juga). Sejak pertama ketemu bapak, waktu cium tangan, lamaaa banget. Sejak saat itu kalo ketemu bapak selalu salaman. Kemaren Ramadhan, hampir selalu tarawih di masjid meski lagi batuk dan batuknya paling keras. Waktu Bapak ngisi kultum tentang Imam Hanafi, dia nyeplos “itu kan ternyata nggak buta, nggak tuli.” Pokoknya dia udah tau cerita pertemuan orangtua Imam Hanafi aka Tsabit, yang ingin menghalalkan buah apel yang terlanjur ia makan.

Nah, suatu saat, dia ke mushola sama ayahnya. Dia nggak di sebelah ayahnya, tapi sholat di sebelah bapakku. Terus setelah sholat, gandeng tangan bapakku bilang,” Hayo, jangan langsung pulang, sunnah dulu.” Dipegangin bener-bener biar nggak langsung pulang. Kecil-kecil gitu dia rajin shalat sunnah.

Aku ketawa kepingkel-pingkel lah. Si A, yang hafal semua bapak-bapak yang sering dia liat di mushola. Beberapa di antaranya bahkan jadi pengganti eyang kakungnya yang belum lama meninggal mendadak karena diduga serangan jantung. Meski nggak selalu shalat wajib di mushala, kuakui dia keren 😀

Ramadhan Mubarrak

Bismillahirrahmanirrahim….

Alhamdulillah. Alhamdulillah. Alhamdulillah.

Sampai juga pada bulan yang selalu kita nantikan. Doa yang sama selalu terpancar, smoga kita dapat menjalani Ramadhan dengan sebaik-baiknya, mendapatkan pahala amal baik sebanyak-banyaknya. Keberkahan Ramadhan smoga tercurah kepada seluruh umat. Ahlan wa sahlan Ramadhan. Ramadhan Mubarrak.

si pencuri bintang 

Selamat Idul Adha

Bismillahirrahmanirrahim…

Subhanallah, waktu begitu cepat berlalu. Baru kemaren lebaran sekarang udah lebaran lagi. Malam takbiran kali ini seperti biasa, nongkrong di rumah saja. Karena kemarin-kemarin jarang pulang, kayak Bang Toyib, jadi di rumah tu sangat menyenangkan. Rasanya kangen mulu sama penghuni rumah. Nggak terkecuali si Unyil, Sadako.

Itu adikku. Hehe. Kalau keseringan di rumah, biasanya bosan dan jadi bertengkar. Tapi sekarang karena jarang di rumah, jadi akrab gitu deeeh. Aiih. Abis dia tuh lucu, tingkahnya. Semua yang ku lihat di mataku, dia lucu, hehe. Aku paling suka cium pipinya, cubit-cubit pipinya. Matanya lebih cerah dari punyaku, aku juga suka. Dia cantik. Eit, dia sudah kuliah, makanya dia maksa aku janji nggak akan ngutak-atik pipinya lagi, tapi aku sering lupa.

Pokoknya mah, selamat idul adha buat semua. Have a nice weekend, be healthy guys!

si pencuri bintang 

‘Terpaksa’ Sedekah

Bismillahirrahmanirrahim…

Kemarin, temen minta temenin makan. Ayolah, aku udah selesai. Akhirnya kami ke kantin. Taraa… Dia ngebakso, aku kepengen, hehe.. Eh, malah dibayarin.. ckck.. Jazakillah khayr yaa..

Pas keluar, sambil masukin uang, lembaran 2000 rupiahku terbang, masuk ke selokan yang ketutup sama jeruji besi itu lho.. Hayaaah. Mau kuambil juga ga bisaa.. Ya sudah. Setelah itu cuma istigfar dan mengucap hamdallah : Allah mengingatkanku untuk sedekah..

“Tidaklah seseorang mengeluarkan sedikit dari sedekah hingga keluarlah 70 setan dari kedua rahangnya(HR Ahmad (al Musnad;23012) al-Hakim (al Mustadrak;1521) al-Baihaqi (Syu’abul Iman;3474), dishohihkan oleh al-Albani dalam shahih al-Jami’(5814))

si pencuri bintang 

Baiknya…

Bismillahirrahmanirrahim…

Hari ini, puasa ayyaumul bidh. Puasa hari putih *bukan puasa mutih lo yaa*. Awalnya hari ahad kemarin, berakhir hari ini. Aku termasuk yang cukup sulit bangun sahur kalau di luar ramadhan. Nah, kebetulan, alarm juga belum diset, passs dah. Akhirnya karena kesiangan, aku nggak sahur.

Tapi, entah kenapa, rasanya enak aja gitu, tugas di RS dalam keadaan puasa. Kalo gak puasa, badan malah lemes dan laper terus. Kalo lewat kantin, pengennya mampir beli gorengan ama es teh. Abis, jalan dari poli ke bangsal jauuuh, dari ujung sini ke ujung kulon.

Nah, kalo puasa. Jadi terkendali deh. Malemnya juga ga banyak makan, udah dikekang napsunya. Alhamdulillah. Nah, setan, tadi siang main-main di sekitarku. Hampiiir aja mo buka siang tadi, alesannya cape, padahal gak juga.
Untungnya, pertahanan masih kuat. Jadi deh, sampe sore. 😀 Nah, karena niat burukku tadi ga berjalan, smoga aku dapet tambahan pahala yaa 😀

Ibnu Abbas rhadiallahu ‘anhu berkata: Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam dari apa yang diriwayatkan dari Allah azza wa jalla, bersabda: Sesungguhnya Allah menetapkan kebaikan dan keburukan kemudian menjelaskan keduanya, maka siapa yang niat akan berbuat kebaikan (kebaikan) lalu tidak dikerjakannya dicatat untuknya satu kebaikan, dan bila dikerjakannya dicatat oleh Allah sepuluh kebaikan, dapat bertambah hingga tujuh ratus kali, dan dapat berlipat lebih dari itu. Sebaliknya, jika niat akan berbuat keburukan (dosa) lalu tidak dikerjakan, dicatat untuknya satu kebaikan yang cukup (sempurna), dan bila niat lalu dilaksanakan maka dicatat satu dosa. (Hadits Bukhari, Muslim).

si pencuri bintang

La Tahzan, wa La Taghdhab

Bismillahirrahmanirrahim…

Beberapa hari yang lalu aku baru terguncang, merasakan sebagai bangkai yang dimakan saudara sendiri… Membuatku menangis bolak-balik 3 kali, lebih ke.. merasa bodoh dan buruk. Merasa tak percaya.

Tapi buku warna kuning* itu menarik perhatianku. Buku yang kusentuh-pun mungkin hanya sekali. Entah kenapa magnetnya belum menarikku. Dan saat itulah aku merasa harus membacanya. Saat air mata membuatku sangat mengantuk. Aku membacanya. Halaman demi halaman.

Subhanallah. Dan kesedihanku tereduksi. Pertemuanku dengan si pemakan bangkai berjalan wajar dan normal, karena aku bertemu dengan dia setiap hari. Sebelumnya, aku bermaksud melarikan diri. Membawa hati ini pergi ke tempat yang tak tercium olehnya. Tapi, bodohnya kalau aku menghindar.

Dan, aku belajar, bahwa.. kehidupan ini sudah cukup pendek, tanpa ada rasa sedih dan marah di sana… maka.. la tahzan, wa la taghdhab.. wa lakal jannah, aamiin…

Hasan Al Bashry berkata,” Empat perkara, siapapun yang dapat melakukannya tentunya Allah swt akan menjaganya dari setan dan dijauhkan dari neraka. Yaitu orang yang mampu menguasai dirinya ketika merasa ingin, merasa takut, ketika birahinya bergejolak, dan ketika marah”.

*Buku La tahzan.. ‘Aidh al Qarni..

si pencuri bintang