Cook – Bebek Goreng Sambal Kosek

Bismillahirrahmanirrahim

Semalam, jaga malam kan, jam 3 bangun sekadar nenggak air sebotol sama shake. Udah beli roti tawar isi keju tapi males makannya. Abis itu tidur lagi, haha.

Paginya pas pulang bareng bapak, aku bilang kalo pengen bebek. Akhirnya kami pergi ke pasar cari bebek. Ternyata nggak bisa di tukang potong. Dia cuma jualan ayam doang. Kalo bebek harus di bakulan yang ada di pinggiran pasar itu yang berderet jual ayam, kelinci, bebek, entog.

Satu ekor 46 ribu udah sama cuci potong, murah gak sih? Setauku sih kalo beli seekor bebek mateng di Haji Slamet udah di atas 60 ribu. Apapun dah, yang jelas bapak beli 2 ekor, hahaha.

Pilih yang genduut

Pilih yang genduut

Sampe rumah, minta dibersihin sama khadimat. Terus aku kasi lemon direndem 30 menit. Bebek lebih amis dari ayam kataku sih. Makanya butuh penanganan khusus. Ini pertama kalinya kami masak bebek. Serem juga kalo nggak berhasil.

Setelah direndem lemon, abis itu direndem pake bumbu, dibanyakin jahe. Aku nyontek aja deh di sini, walaupun sebenernya kami punya bumbu yang udah jadi (bumbu ikan dan ayam di toples) jadi tinggal nambahin serai, jahe, lengkuas lagi. Lihat resep ini yah. 

Tadinya pengen bikin sambal matah juga, tapi bahannya nggak memadai, akhirnya kembali ke sambal andalan: sambal kosek.

Cabenya metik di halaman. Cabe rawit hijau sama cabe hijau. Diulek pake bawang putih dan garam. Abis itu kasi minyak panas bekas goreng bebek.

Lalapannya pake leunca, kemangi, timun, daun pepaya rebus (metik di halaman), kobis goreng (biar pedes cepet ilang).

Alhamdulillah, ifthar yang nikmat… masyaAllah..

bebek1 bebek 2

Cook – Bubur Manado

Bismillahirrahmanirrahim…

Masih bersambung dalam dunia per-bubur-an karena nasi sudah menjadi bubur. Sepulang dari RS tadi, mampir dulu ke warung buat beli beberapa sayuran yang dibutuhkan. Udah lama pengen bikin bubur manado, setelah sebelumnya bikin bubur ayam Bu Untung.

Bubur Manado, penuh sayuran

Bahan-bahan dan cara memasak :

  1. Bubur nasi sisa kemaren yang buanyak itu, diangkat dari rice cooker dan dimasukkan ke panci, ditambah air dan masukkan potongan jahe dan serai serta garam
  2. Masukkan potongan kacang panjang dan pipilan jagung (seharusnya pakai ubi juga, tapi nanti terlalu banyak karbohidrat, jadi nggak aku pake. Aku juga skip bayam, karena khawatir buburnya lebih sedangkan bayam tidak bisa dihangatkan)
  3. Tambahkan potongan kangkung, daun so/melinjo, daun kemangi
  4. Aduk sampai sayuran matang, matikan api, sajikan dengan sambal dabu-dabu dan ikan asin/tongkol

Sambal dabu-dabu: Potongan tomat + potongan cabai rawit dan cabai merah + bawang merah (aku lupa pakai karena nggak dicatat) + garam + air jeruk nipis.

Sambal dabu-dabu, segar

Ikan pindang

 

Selamat mencolek! 🙂