Book Review – Sherlock Holmes Anjing Iblis Keluarga Baskerville

Bismillahirrahmanirrahim

Ingat postingan yang ini? Aku bakal menuliskan hasil membacaku seharian. Ini cukup sulit, karena untuk novel semacam ini biasanya sengaja aku tunda-tunda supaya nggak cepat habis. Tapi aku khawatir bakalan lupa, bahkan ini sambil aku catet di hp. Resensi bukan hal yang mudah 😀

SONY DSC

Anjing Iblis Keluarga BaskervilleAnjing Iblis Keluarga Baskerville by Arthur Conan Doyle

My rating: 5 of 5 stars

Buku ini menceritakan mengenai sebuah kasus misterius tentang pria kaya bernama Sir Charles Baskerville, yang memberikan warisannya pada Sir Henry Baskerville namun dengan bonus kutukan yang turun-temurun terjadi pada Baskerville’s. Dr James Mortimer, kawan sekaligus dokter Sir Charles meminta bantuan Sherlock Holmes yang dengan senang menerimanya.

Dengan dibantu Watson untuk mengawasi Sir Henry di kediamannya di Devonshire, Sherlock pun ternyata diam-diam juga mengikuti segala perkembangan kasusnya dibantu bocah kecil Cartwright. Mereka menganalisis semua kemungkinan, mulai dari latar belakang seluruh tetangga Sir Charles di Baskerville Hall.

Kutukan apa yang membayangi Sir Henry sebenarnya? Ia dibayangi oleh kutukan anjing iblis yang beberapa kali muncul di rawa dekat Baskerville Hall. Sir Charles pun meninggal di dekat rawa, dengan jejak kaki anjing besar di sekelilingnya!

Sherlock tentu tidak menggadaikan kecerdasan dan daya pikirnya pada kenyataan mengenai mistis tersebut. Ia mencari kemungkinan dan jaring-jaring untuk menjebak pelaku. Sebagaimana yang diketahuinya mengenai salah satu tetangga di Devon, Mr Stapleton, yang memiliki banyak kebohongan di balik kepolosannya sebagai ahli tumbuhan.

Ternyata Mr Stapleton adalah Baskerville’s yang juga mengincar harta kekayaan Sir Charles. Dan ia mengincar Henry dengan menggunakan kepintarannya meramu kejahatan dengan bermodalkan anjing besar dengan baluran cat bercahaya yang mampu membuat siapapun ketakutan sampai mati layaknya Sir Charles yang memiliki sakit jantung.

Suatu malam Sherlock menggunakan Sir Henry untuk memancing Stapleton melakukan kejahatannya. Sherlock memasang jaring-jaring yang sedemikian rupa, demikian cantik dan cerdas untuk menjebak Stapleton. Dan saat Sir Henry berjalan di sekitar rawa keramat itu, Stapleton melepas anjing raksasa berlumur fosfor untuk menakut-nakuti Sir Henry.

Akhirnya? Dengan semua peluru yang dimilikinya, Sherlock menembak mati si anjing. Stapleton melarikan diri dan tenggelam di pasir hisap bersama seluruh kejahatannya.

Nah, pada kasus ini aku memang menebak si Stapleton pelakunya karena sudah pernah nonton Serial BBC dengan judul yang sama namun cerita yang dirubah (betul-betul diubah, bahkan karakternya, jadi pas aku nonton lagi aku baru sadar kalau itu beda banget). Tapi itu juga masih hanya menduga-duga karena cerita ini tetap seru. Jangan heran kalau di beberapa seksi bakal mendapat kejutan-kejutan seru yang mendebarkan dan nggak ada di serial BBC.

Terjemahannya novel ini bagus lho, mudah diikuti. Beberapa typo sayangnya masih ditemukan. Dan aku suka dengan layoutnya. Selain mata anjing yang selalu mengawasi di kanan kiri halaman, juga kertas dan ilustrasi dalam serta jeda antara tiap paragraf yang lebar. Untungnya aku nggak baca malam-malam, pasti bulu kuduk pada berdiri deh kalo baca tengah malam sendirian.

Aku suka banget gimana SACD menulis buku ini. Dia bener-bener menyatu dengan sosok Sherlock Holmes dan Watson. Menggambarkan SH dengan begitu detil, arghhhhh. Makin semangat koleksi serialnya.

View all my reviews

Nice! Terima kasih Visimedia dan Gilabuku 🙂

Advertisements